Festival Kue Bulan atau Festival Tengah Musim Gugur/Mid-Autumn Festival( 中秋节 Zhong Qiu Jie )
Zhong Qiu Jie atau Festival Kue Bulan jatuh pada hari kamis, tanggal 15 September 2016, merupakan sebuah hari raya atau festival orang Tionghoa yang setiap tahun jatuh pada bulan delapan hari kelima belas Imlek.
Zhong Qiu Jie memiliki banyak sebutannya yakni 月夕 yue xi, 秋节 Qiu Jie ( Festival Musim Gugur), 仲秋节 Zhong Qiu Jie, 八月节 Ba Yue Jie atau festival bulan delapan, 八月会 Ba Yue Hui, 追月节 Zhui Yue Jie, 玩月节 Wan Yue Jie, 拜月节 Bai Yue Jie, 女儿节 Nv Er Jie Festival Wanita, dan 团圆节 Tuanyuan Jie festival Berkumpulnya Satu Keluarga.
Perayaan Festival Zhong Qiu dimulai awal zaman Dinasty Tang, selanjutnya populer pada zaman Dinasty Song. Sampai pada zaman Dinasty Ming dan Qing, perayaan hari Zhong Qiu telah menjadi hari raya penting bagi bangsa Tionghoa, dimana bisa disejajarkan dengan perayaan Chun Jie ( Hari Raya Musim Semi/ Tahun Baru Cina).
Kegiatan yang dilakukan pada hari raya Zhong Qiu sejak zaman dahulu hingga sekarang adalah mengadakan ritual kepada Bulan 祭月, 赏月 menikmati terang bulan purnama, 拜月 mengadakan kegiatan perhormatan kepada bulan, 吃月饼 makan kue bulan, 赏桂花 menikmati indahnya bunga Osmanthus , 饮桂花酒 meminum arak bunga Osmanthus dll. Karena bulan di hari Zhong Qiu sangat bulat ( purnama), maka dengan kebulatannya melambangkan Tuanyuan 团圆 bersatunya/berkumpulnya keluarga.
Sejarah mengenai perayaan hari Zhong Qiu
Asal muasal mengenai Zhong Qiu Jie banyak versinya. Dimana kata 中秋 Zhong Qiu paling awal tercatat di kitab Ritual Dinasty Zhou (周礼), serta Li Ji 礼记.月令 yakni kitab catatan Ritual, yakni :"仲秋之月养衰老,行糜粥饮食"artinya bulan purnama pertengahan musim gugur diberikan bubur untuk awet muda kepada orang-orang yang berumur uzur.
Versi pertama asal muasal perayaan Zhong Qiu adalah kegiatan Ritual Pemujaan kepada Dewa Bulan oleh Raja-raja kuno. Li Ji atau Catatan Ritual tercatat :" 天子春朝日,秋夕月“ artinya Anak Langit ( Kaisar) melakukan ritual penghormatan kepada matahari pada Musim Semi, dan ritual penghormatan kepada bulan pada Musim gugur. Dengan Li Ji ini kita dapat melihat bahwa pada zaman Dinasty Zhou, Chunqiu telah dimulai ritual penghormatan kepada Bulan oleh kaisar-kaisar. yang mana selanjutnya diikuti oleh para bangsawan, cendekiawan, dan terakhir oleh rakyat.
Versi yang kedua adalah adanya hubungan dengan masyarakat agraris. Musim gugur merupakan musim masa panen,bisa dilihat dari aksara 秋 yang artinya : hasil pertanian sudah matang disebut 秋 Qiu. Bulan delapan penanggalan Xia ( Xiali) merupakan pertengahan musim gugur, hasil pertanian dan bermacam-macam buah telah matang, para petani untuk mengadakan merayakan panen besar ini,untuk menyatakan suka cita, maka pada pertengahan musim gugur ini dijadikan sebagai hari raya pesta panen raya.
Berbicara mengenai perayaan festival tengah musim gugur maka tidak dapat terlepas dari acara makan kue bulan yang setiap bulan delapan imlek sudah mulai dibuat dan dijual dipasaran. Acara makan kue bulan sangat semarak, beraneka macam kue bulan yang sangat enak dijual dipasaran.
Kue bulan atau Yuebing 月饼 kata ini pertama muncul dalam ( 梦粱录 meng liang lu ) yang ditulis oleh Wu Zimu 吴自牧 yakni cendekiawan pada zaman Song Selatan, yang mana pada zaman tersebut merupakan salah satu camilan kue. Baru dikemudian hari kue bulan yang bundar tersebut disandingkan dengan perayaan festival kue bulan.
Kue Bulan sampai sekarang merupakan camilan kue tradisi yang sangat disukai oleh orang Tionghoa. Kue Bulan yang budar atau bulat melambangkan bersatunya keluarga, serta juga rasa kangen dengan keluarga, karena itu menjadi buah tangah atau oleh-oleh yang tidak dapat dilepaskan pada festival kue bulan, warga tionghoa akan saling mengantarkan kue kepada sanak family, handai tolan dan tetangga, sehingga terjalin rasa keharmonisan dan kekeluargaan.
Adapun asal usul kue bulan dapat ditelusuri sampai awal Zaman Tang,baru sampai zaman Yuan, dimana penguasa Yuan adalah penjajah mongol, oleh orang Han mengunakan kesempatan saling berkirim kue bulan pada saat itu, didalam kue bulan diselipkan kertas untuk melakukan perlawanan kepada penjajah Mongol, kue bulan sebagai sarana komunikasi untuk mengulingkan penguasa Yuan,adapun waktu perlawanan adalah hari kelima belas bulan kedelapan imlek malam hari, semua harus bersamaan bergerak melakukan perlawanan, untuk mengusir bangsa mongol penjajah. Setelah penguasa Yuan ( mongol) digulingkan dan diusir dari wilayah Tiongkok, digantikan oleh Dinasty Ming, tradisi makan kue bulan sudah sangat populer dan menyebar luas diseluruh daratan Tiongkok.
